Desa Hutan Dalam Perubahan: Eksploitasi Kolonial Terhadap Sumberdaya Lokal di Keresidenan Rembang 1865-1940

Rp80,000.00

Category:

About The Author

Warto

Salah satu agenda pentingyang dibicarakan dalam Konferensi Para Pihak Kerangka Kerja Kovensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim (COP UNFCCC), vang berlangsung di Bali pada 3—14 Desember 2007 adalah masalah deforcstasi dan degradasi hutan. Fungsi hutan yang cukup penting, khususnya kcmampuannva dalam menyerap dan menahan karbon vang dihasilkan dari pola produksi dan konsumsi semakin menurun. Hal ini terjadi akibat deforestasi dan degradasi hutan yang terus berlanjut. Perubahan iklim yang mengakibatkan banjir, tanah longsor, dan kebakaran, dianggap sebagai penyebab terjadinya degradasi hutan yaitu kondisi penurunan Fungsi hutan dalam menyerap dan menyimpan karbon. Di samping itu, terjadinya deforestasi dan degradasi hutan juga dapat mengganggu fungsi-fungsi ekonomis, ekologis, dan sosial buaaya. Gejala seperti ini suaah mulai nampak di Keresidenan Rembang terutama pada abad ke-19 ketika terjadi penebangan hutan jati secara massif di bawah Pemerintahan Hindia Belanda dan pengusaha swasta asing.
Bagaimana dinamika dan perubahan masvarakat desa hutan di Keresidenan Rembang pada akhir abad ke-19 sampai dengan berakhirnva kekuasaan Pemerintahan Hindia Belanda? Bagaimanakah proses perubahan sosial ekonomi dan ekosistem desa hutan di Keresidenan Rembang selama periode 1865—1940 akibat adanya perubahan kebijakan kehutanan dan masuknva kapitalisme dalam eksploitasi sumber dava hutan?
Beberapa pertanvaan vang berkaitan dengan munculnya kebijakan kehutanan yang baru pada tahun 1865 antara lain: Mengapa Pemerintah Hindia Belanda melakukan perubahan kebijakan kehutanan? Apakah peraturan yang baru itu berbeda dengan peraturan kehutanan sebelumnya? Bagaimanakah implementasinva dalam penguasaan dan pengelolaan hutan di Karesidenan Rembang? Apakah kebijakan kehutanan itu masih bertumpu pada politik ekstraksi atau yang lain?
Semua pertanvaan di atas dijawab tuntas dalam buku ini. Selamat membaca

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Desa Hutan Dalam Perubahan: Eksploitasi Kolonial Terhadap Sumberdaya Lokal di Keresidenan Rembang 1865-1940”

Your email address will not be published. Required fields are marked *