DAS Garang Hulu: Tata Air, Erosi, dan Konservasi

Rp35,000.00

About The Author

Prof. Dr. Dewi Liesnoor Setyowati dkk

Salah satu permasalahan yang sering melanda kota-kota di Jawa adalah banjir. Berbagai studi menunjukkan bahwa terjadinya banjir lebih banyak disebabkan oleh faktor kelalaian manusia dalam memanfaatkan alam. Suatu daerah yang sebenarnya menjadi daerah resapan air telah berubah fungsi menjadi daerah permukiman, sehingga daerah resapan air menjadi rusak. Di samping itu, banjir itu sangat berkaitan erat dengan kesatuan wilayah yang disebut dengan daerah aliran sungai. Daerah aliran sungai, atau sering disingkat DAS yang merupakan suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami. Salah satu DAS yang mengalami kerusakan adalah DAS Garang yang melintasi tiga daerah kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Semarang, semuanya masuk daerah otonomi Provinsi Jawa Tengah. Banyak permasalahan yang muncul seiring dengan perkembangan pembangunan, namun permasalahan utama pada wilayah DAS Garang yaitu terjadinya perubahan lahan di wilayah hulu DAS, yang mana secara hidro-orologis merupakan daerah resapan. Kerusakan tersebut khususnya pada wilayah yang semestinya sebagai kawasan lindung berubah menjadi kawasan budi daya tanaman semusim. Sehingga, bencana banjir sering melanda daerah-daerah yang memiliki sungai yang berhulu di DAS Garang.
Melihat arti penting pemeliharaan DAS, sudah seharusnya masyarakat terutama pemerintah terkait harus memperhatikan berbagai permasalahan yang dapat mengurangi fungsi utama dari DAS, agar bencana alam seperti banjir tidak menjadi bencana tahunan. Untuk itulah buku dengan judul DAS Garang Hulu – Tata Air, Erosi, dan Konservasi ini disusun untuk kepentingan pembelajaran demi memenuhi kebutuhan mahasiswa, terutama untuk mempelajari dan mengenal lebih jauh kondisi DAS Garang Hulu saat ini, dan bagaimana langkah-langkah konkrit yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang dapat ditimbulkan akibat kerusakan DAS Garang Hulu.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “DAS Garang Hulu: Tata Air, Erosi, dan Konservasi”

Your email address will not be published. Required fields are marked *