Pagar-Pagar Tembok Diplomatika

Ketika masyarakat dunia merayakan pergantian tahun 2018 ke 2019, pegawai negeri Amerika Serikat (AS) sedang terancam, karena pertikaian antara Presiden Trump dan Kongres mengenai pembangunan kembali Tembok Perbatasan dengan Mexico. Sesuai dengan janji kampanyenya, Trump bersikeras untuk dapat memperbaharui Tembok Mexico dengan biaya sekitar AS$ 5 miliar. Sementara Kongres berkeberatan dengan besarnya ongkos itu mengingat cara lain untuk menanggulangi alasan ancaman versi Trump masih dimungkinkan sebagai alternatif.
Selain mahal dan kontroversial, proyek bentangan panjang perbatasan AS-Meksiko ini, merupakan salah satu dari 26 tembok dan pagar baru lainnya telah dipasang di perbatasan politik di seluruh dunia, dalam 23 tahun sejak jatuhnya Tembok Berlin. Tembok-tembok ini dibangun oleh rezim totaliter maupun demokrasi, termasuk India, Thailand, Israel, Afrika Selatan, dan Uni Eropa. Selalu, tembok penghalang itu dibenarkan untuk alasan keamanan—negara harus dilindungi dari teroris, kartel narkoba, pemberontak, atau pembom bunuh diri yang bersembunyi di sisi lain.
Buku ini disusun untuk dapat memahami lebih lanjut mengapa tembok-tembok pagar terus dibangun, sementara tembok-tembok yang lain diruntuhkan ataupun dikukuhkan sebagai contoh buruk dalam pelajaran sejarah. Benarkan batas fisik dengan julukan “Tembok” itu masih harus dipertahankan ketika sistem komunikasi manusia memasuki model “masyarakat 5.0” yang sumbunya bertengger di awan (cloud). Sebaliknya, dapatkah kita percaya jika masyarakat manusia tak lagi mengabdi kepada negara-bangsa, beralih dalam pelukan pemerintahan dunia (world government) atau dalam penaklukan ke-khilafah-an misalnya, dengan demikian terus secara serta merta tak ada lagi tembok-tembok monster yang kita kenali sekarang ini? Di lain sisi, dibangunnya tembok tidak secara langsung dapat menghilangkan ancaman narkoba, migrasi ilegal, melainkan justru mengentalkan pasar gelap atau penyelundupan.

Rp75,000.00

Book Details

Weight 0.2 kg
Dimensions 16 × 24 cm

About The Author

Tulus Warsito

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pagar-Pagar Tembok Diplomatika”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.