Dasamuka

Rp90,000.00

About The Author

Junaedi Setiyono

Perhatian penulis novel sejarah Junaedi Setiyono tertuju pada sejarah Jawa Tengah terutama kejadian-kejadian sekitar Perang Diponegoro. Dasamuka didahului oleh Glonggong (Serambi 2007) dan Arumdalu (Serambi 2010). Terjemahan dalam bahasa Inggris novel pemenang unggulan Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2012, karya ketiga penulis berbakat ini, akan segera diterbitkan oleh Dalang Publishing.

Willem Kappers, seorang sarjana Skotlandia, ditugaskan oleh seorang ilmuwan untuk meneliti bronjong di Pulau Jawa yang pada tahun 1811 direbut oleh kerajaan Inggris dari kekuasaan Belanda. Residen Yogyakarta juga menugaskan Willem untuk mengamati cara hidup orang Jawa di Kasultanan Yogyakarta di bawah pemerintahan Sultan Hamengkubuwono IV. Tugas ini melibatkan Willem dalam upaya melawan kezaliman yang mendera penduduk kasultanan dan mempertemukannya dengan Dasamuka, seorang priayi yang cerdas. Dasamuka mengikutsertakan Willem dalam perlawanan orang kecil menghadapi penindasan penjajah Inggris dan Belanda maupun kepongahan dan kesewenang-wenangan keraton. Pada tahun 1816 Belanda kembali berkuasa dan Willem merasa tidak nyaman berada di Kasultanan. Namun, dia masih ingin membantu gerakan bawah tanah yang dipimpin Pangeran Diponegoro II. Sesudah meninggalnya Sultan Hamengkubuwono IV, kerusuhan di Kasultanan makin menjadi-jadi. Willem pulang ke Edinburgh pada awal bulan Maret, 1824.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Dasamuka”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.