Air Sugihan: Jejak Sungai Lama di Lahan Basah

Rp50,000.00

Category:

About The Author

M. Fadhlan S. Intan

Pulau Sumatra terletak di bagian barat gugusan Kepulauan Nusantara. Di sebelah timur Pulau Sumatra, banyak dijumpai rawa yang dialiri oleh sungai-sungai besar. Sumatra bagian Selatan, yang letaknya memanjang sejajar dengan Selat Malaka, sangat mempengaruhi keadaan lingkungan dan perkembangannya sebagai wilayah hunian. Dengan kondisi geografi seperti itu, dapat dimengerti bahwa hunian awal di pulau ini muncul di pantai timur, kemudian meluas ke pedalaman di sepanjang daerah aliran sungai (DAS). Air Sugihan, yang terletak di Provinsi Sumatra Selatan, merupakan area pemukiman transmigran yang dihuni sejak tahun 1981. Penelitian yang dilakukan selama ini telah berhasil mengungkap adanya suatu kebudayaan yang tinggi di lahan basah Air Sugihan.
Buku tentang lahan basah (wetland) telah banyak dipublikasikan, tetapi lebih banyak membahas tentang ekosistem (pertanian, kehutanan, lingkungan), dan ancamannya. Buku tentang lahan basah yang dilihat dari sisi arkeologi masih belum banyak beredar di masyarakat. Oleh karena itu, buku ini hadir dan menjelaskan kondisi lingkungan Air Sugihan, khususnya, pemetaan jejak sungai lama di lahan basah Air Sugihan. Selain itu, dikemukakan pula hubungan sungai-sungai lama dengan sungai-sungai yang sampai kini masih mengalir (Sungai Air Saleh dan Sungai Air Sugihan), yang dapat memberikan memberi manfaat dan pengetahuan baru kepada masyarakat, terutama tentang informasi yang berkaitan dengan sumber daya arkeologi di lahan basah di Sumatra Selatan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Air Sugihan: Jejak Sungai Lama di Lahan Basah”

Your email address will not be published. Required fields are marked *